Pj. Bupati Dan Kadis Kominfo Boalemo Sepakat Bangun Pemerintahan Berbasis Teknologi
Tilamuta, MediaCenter – Dalam rangka menghadapi revolusi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Boalemo, mulai merancang strategi bagi Pemerintah Daerah untuk melakukan inovasi pembangunan aparatur negara, melalui penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Hal itu digambarkan dalam gelaran kegiatan Focus Group Discussion (FGD), terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), dan Naskah Akademik tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Berbasis Tekhnologi, Informasi dan Komunikasi, yang di buka Pj. Bupati Boalemo Hendriwan, Jum’at (11/11/2022).
Dihadapan Ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho, Tim Akademisi Universitas Negeri Gorontalo serta Unsur Organisasi Perangkat Daerah terkait, Pj. Bupati Hendriwan menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah strategis yang akan dilakukan Dinas Kominfo Boalemo.
“Bapak Ibu skalian silahkan berinovasi yang memang disarankan oleh Undang-undang, kami sangat mendukung sekali yang penting jangan sampai ketika sudah jadi perdanya terus mandeg lagi, harus perlu didorong terus progresnya,” kata Pj. Bupati Hendriwan.
Selain itu Pj. Bupati Hendriwan mengingatkan, dalam pelaksanaan program pemerintah hendaklah menempatkan tenaga yang menguasai tupoksi sesuai bidangnya.
“Menetapkan orang harus sesuai dengan talentanya, misalnya kalau di Kominfo ya berarti orang-orang yang memang hobi berkomunikasi, yang bisa berkoordinasi dengan berbagai pihak, jangan sampai kita menempati satu pekerjaan yang tidak sesuai dengan fashionnya,” tutur Pj. Bupati Hendriwan.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Boalemo Ulkia Kiu menjelaskan, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Boalemo, telah mengacu pada Perpres nomor 95 tahun 2018 tentang SPBE.
“Alhamdulillah untuk dua tahun terakhir ini, kita progresnya sudah naik 1,12, yang artinya untuk indikator-indikator ini mulai kita perbaiki, karena dua tahun kemarin berangkat dari persoalan disamping covid, kita pun diperhadapkan terhadap penganggaran yang belum memadai,” kata Ulkia.
Olehnya Ulkia Kiu berharap, memalui gelaran FGD tersebut akan menjadi penguatan, dalam memenuhi unsur-unsur yang menjadi dasar penilaian terhadap penerapan SPBE di Boalemo.
“Ranperda ini sudah dari enam bulan lalu kami kemas, dan ini kita masuk dalam tahap pelaksanaan FGD, Insya Allah akan ada harmonisasi dan ini pun sudah kami ajukan ke DPRD, kita sudah masuk dalam urut satu untuk proper perda, Insya Allah tahun depan sudah bisa kita selesaikan,” ungkap Ulkia. (HLapasau)




