Kepala BKD Diklat : UKOM Telah Sesuai Dengan Aturan
Tilamuta, MediaCenter – Pelaksanaan Ujian Kompetensi (UKOM) bagi Pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional dilingkungan Pemda Kabupaten Boalemo hari ini Rabu (15/2/2023) di mulai.
Ukom tersebut diikuti 341 Aparatur Sipil Negara dilingkungan Pemda Kabupaten Boalemo terdiri dari pejabat administrator eselon III 125 orang, pejabat pengawas eselon IV 131 orang, pejabat fungsional atau yang disetarakan 175 orang.
Kepala BKD Diklat Kabupaten Boalemo Yakop Jusuf Musa mengatakan, pelaksanaan Ukom ini telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Adapun yang menjadi dasar pelaksanaan dan dasar hukum Ukom adalah sebagai berikut :
- UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang aparatur sipil negara.
- PP Nomor 17 tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 17 tahun 2020 tentang manajemen pegawai negeri sipil.
- PP nomor 30 tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil.
- PP Nomor 94 tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.
- Permen PAN RB Nomor 38 tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan Aparatur Sipil Negara.
- Permen PAN RB Nomor 40 tahun 2018 tentang Pedoman Sistem Merit Dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara.
- Permen PAN RB nomor 3 tahun 2020 tentang Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara.
- Perbup Boalemo Nomor 15 Tahun 2022 tentang Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Daeah Kabupaten Boalemo.
- SK Bupati Boalemo Nomor 024/51/I/2023 tentang Tim Penilai Kinerja Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.
- Perda Nomor 9 Tahun 2022 tentang APBD Kabupaten Boalemo
“Diluar sana masih banyak yang mempertanyakan kenapa ada ukom, kenapa ada evaluasi kinerja apa dasara hukumnya, ini yang perlu kami jelaskan,” ucap Yakop.
Sementara itu, Pj. Bupati Boalemo Hendriwan menegaskan bahwa aparatur harus menerima posisi maupun jabatan yang telah ditetapkan. Disamping tanggung jawab, hal ini telah sesuai dengan analisis jabatan yang disesuaikan dengan bakat dan kompetensi masing-masing.
“Jika kita di tempatkan pada posisi yang sesuai dengan bakat, maka jika ada masalah pasti ada solusinya,” pungkas Hendriwan.




.jpg)