Bupati Rum Pagau Kukuhkan Bunda PAUD Kabupaten Boalemo
Tilamuta, MediaCenter – Bupati Boalemo Rum Pagau mengukuhkan Ny. Hartati Pagau Moha, sebagai Bunda PAUD Kabupaten Boalemo masa bakti 2025-2030, di Grand Amalia Hotel Tilamuta, Rabu (6/8/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekda Boalemo Sherman Moridu, Bunda PAUD Provinsi Gorontalo Nani Ismail Mokodongan, sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah, Ketua Organisasi Wanita serta Bunda PAUD Kecamatan dan Desa se Kabupaten Boalemo.
Dalam sambutannya Hartati Pagau Moha mengatakan, bahwa dirinya akan terus berkomitmen bersama Pemerintah Daerah, untuk memperkuat peran dalam mendukung perkembangan anak usia dini, serta pencegahan stunting, yang menjadi isu strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Pemerintah mendorong pendekatan PAUD Holistik integratif, yang mencakup pendidikan, kesehatan, gizi perlindungan dan pengasuhan, sementara pencegahan stunting juga tidak bisa dipisahkan dari perhatian terhadap anak usia dini, karena masa 1000 hari pertama kehidupan sangat menentukan masa depan anak,” kata Hartati.
Olehnya, Hartati Pagau Moha mengajak seluruh stakeholder untuk berkolaborasi melalui lintas sektor, demi lingkungan yang sehat dan ramah anak, juga mewujudkan program nyata demi memenuhi hak anak dan mencegah stunting hingga ke tingkat desa.
“Dengan sinergi semua pihak, kita optimis Boalemo dapat menjadi kabupaten ramah anak, bebas stunting dan unggul dalam layanan PAUD,” tutur Hartati Pagau Moha.
Sementara itu dalam kesempatan tersebut, Bunda PAUD Provinsi Gorontalo Nani Ismail Mokodongan menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Boalemo, yang telah menunjukkan komitmen dalam mendukung gerakan PAUD yang bermutu di Kabupaten Boalemo.
“Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten Boalemo hari ini, adalah momentum strategis yang menandai langkah nyata kita dalam mengawal program prioritas untuk semua, dalam rangka pengembangan anak belajar PAUD satu tahun pra sekolah, sebagai bagian dari wajib belajar 13 tahun,” ujar Nani Ismail Mokodongan.
Nani Ismail Mokodongan berpesan, bahwa masalah terkait pendidikan usia dini harus menjadi tanggungjawab bersama.
“Mulai hari ini, perhatian kita, kewaspadaan kita dan juga tanggungjawab kita sebagai bunda-bunda PAUD, mari kita tunjukkan bahwa kita bisa untuk melaksanakan pendidikan usia dini,” tutur Nani Ismail Mokodongan. (HLapasau)




