DPPKBP3A Boalemo Matangkan Pembentukan Satgas Desa Peduli Kekerasan Perempuan dan Anak
Tilamuta, MediaCenter - Kepala DPPKBP3A Kabupaten Boalemo, Robert Pauweni menghadiri rapat koordinasi bersama Pengadilan Negeri Tilamuta dan Kementerian Agama Kabupaten Boalemo, Selasa (12/5), di Porono Caffe, guna membahas pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Desa Peduli Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di wilayah Kabupaten Boalemo.
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah dibangun antara ketiga lembaga dalam upaya memperkuat sistem perlindungan perempuan dan anak hingga ke tingkat desa. Pembentukan satgas dinilai menjadi langkah strategis untuk menghadirkan mekanisme pencegahan, pendampingan, serta penanganan kasus kekerasan yang lebih cepat dan terintegrasi di tengah masyarakat.
Dalam pertemuan itu, para pihak juga membahas penguatan implementasi program LEDAKAN SUARA (Laporkan Kejadian, Dengarkan Korban, dan Penuhi Hak Korban – Selamatkan Seluruh Anak dan Perempuan), sebuah inisiatif Pengadilan Negeri Tilamuta yang difokuskan pada upaya preventif dan edukatif untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak di Boalemo. Program tersebut mendorong masyarakat agar berani melaporkan tindak kekerasan, memberikan ruang bagi korban untuk didengar, serta memastikan hak-hak korban mendapatkan perlindungan hukum.
Kepala DPPKBP3A Boalemo, Robert Pauweni menegaskan, perlindungan perempuan dan anak membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, tidak hanya pemerintah, tetapi juga aparat penegak hukum, tokoh agama, pemerintah desa, hingga masyarakat.
“Pembentukan Satgas Desa Peduli Kekerasan ini merupakan langkah konkret untuk memperkuat sistem perlindungan hingga ke tingkat bawah. Kami ingin memastikan setiap potensi maupun kasus kekerasan dapat dicegah sejak dini, ditangani secara cepat, dan korban mendapatkan pendampingan secara maksimal,” kata Robert.
Ia berharap keberadaan Satgas Desa Peduli Kekerasan yang diperkuat melalui program LEDAKAN SUARA mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih peduli terhadap isu perlindungan perempuan dan anak, sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari kekerasan di Kabupaten Boalemo. (rio)




