Wabup Lahmuddin Perkuat Sinergi dengan Kementerian, Dorong Pengembangan Kawasan Transmigrasi
Jakarta, MediaCenter — Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam pengembangan kawasan transmigrasi, Rabu (29/4).
Dalam agenda tersebut, Wakil Bupati Boalemo bertemu langsung dengan Wakil Menteri Transmigrasi RI Viva Yoga Mauladi. Pertemuan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat strategis di lingkungan kementerian, di antaranya Dirjen PPKTRANS Sigit Mustofa Nurudin, Plh. Dirjen PEPMT Nirwan Ahmad Helmi, Staf Khusus Menteri Phinto Tri Wardhana, Direktur Pengembangan Produk Unggulan Transmigrasi Sofyan Hanafi, Direktur PSPPSKP Lalu Samsul Hakim, serta Direktur Pengembangan Kawasan Transmigrasi Elis Sampe Andi.
Kunjungan ini membahas sejumlah agenda strategis, khususnya terkait penguatan program transmigrasi yang berfokus pada pengembangan kawasan yang produktif dan terintegrasi. Pemerintah Kabupaten Boalemo mendorong dukungan pusat dalam pengembangan potensi unggulan daerah melalui pendekatan kawasan transmigrasi berbasis ekonomi lokal.
Dalam kesempatan itu, Wabup Lahmuddin juga menyerahkan proposal program pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi tahun 2027 sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pembangunan.
Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali menyampaikan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan daerah, terutama dalam menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui program transmigrasi.
“Melalui pertemuan ini, kami berharap adanya dukungan konkret dari pemerintah pusat untuk pengembangan kawasan transmigrasi di Boalemo agar lebih maju, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah aktif Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam membuka akses, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat. (riolarekeng)




