Wabup Lahmuddin Bahas Penguatan Peran Wakil Kepala Daerah dan Sinkronisasi Kebijakan
Jakarta, MediaCenter - Memasuki hari kedua pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Silaturahmi Asosiasi Wakil Kepala Daerah (ASWAKADA) Tahun 2026, Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum ASWAKADA, terlibat aktif dalam pembahasan sejumlah isu strategis bersama Ketua Umum dan jajaran pengurus.
Pertemuan internal tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi berkembang menjadi forum diskusi substantif yang menyoroti penegasan Peran Wakil Kepala Daerah sebagai unsur yang membantu Kepala Daerah dalam menjalankan roda pemerintahan. Penekanan ini dinilai penting untuk memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program prioritas daerah.
Selain itu, forum juga membahas tantangan sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah yang kerap menjadi hambatan dalam percepatan pembangunan. Para peserta menilai, wakil kepala daerah memiliki peran strategis sebagai penghubung komunikasi kebijakan, terutama dalam memastikan implementasi program nasional berjalan efektif di tingkat lokal.
Dalam diskusi tersebut, Lahmudin Hambali menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia juga mendorong adanya standar koordinasi nasional antar wakil kepala daerah sebagai langkah konkret memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Bimtek ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi ruang strategis untuk merumuskan langkah bersama. Kita perlu memperkuat sinergi dan menyamakan persepsi, terutama dalam mengawal program pembangunan agar tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Lahmudin, Selasa (28/4) di Jakarta.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya pertukaran praktik terbaik (best practices) antar daerah, terutama dalam inovasi pelayanan publik dan pengelolaan program pembangunan berbasis kebutuhan lokal. Menurutnya, pendekatan kolaboratif menjadi kunci dalam menghadapi dinamika pemerintahan daerah yang semakin kompleks.
Di sisi lain, jajaran pengurus ASWAKADA juga membahas rencana penyusunan rekomendasi kebijakan yang akan disampaikan kepada pemerintah pusat. Rekomendasi tersebut mencakup penguatan regulasi terkait peran wakil kepala daerah, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi fungsi koordinatif dalam mendukung efektivitas pemerintahan daerah.
Kegiatan Bimtek dan Silaturahmi ASWAKADA 2026 ini diharapkan menghasilkan rumusan kebijakan yang aplikatif dan dapat diimplementasikan di masing-masing daerah. Dengan demikian, peran wakil kepala daerah tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam mendorong pemerintahan yang lebih efektif, harmonis, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. #aswakada




