Penyuluh Daerah Beralih Ke Pusat, Wabup Minta Kerjasama Tetap Terjalin
Tilamuta, MediaCenter – Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali menghadiri tasyarakuran alih status penyuluh pertanian Kabupaten Boalemo menjadi penyuluh pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Selasa (16/12) di Cabana Resto Botumoito.
Dalam sambutannya, Wabup Lahmuddin mengucapakan selamat dan meminta kerjasama antara penyuluh dan Pemkab Boalemo tetap terjalin agar petani tetap mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.
Apalagi di tahun 2026 mendatang pemerintah akan menggelontorkan anggaran yang cukup besar bagi petani sehingga ini membutuhkan pendampingan dari penyuluh agar program yang dikucurkan tepat sasaran.
“Tanpa bapak ibu, petani kita tidak bisa berbuat banyak,” ujar Wabup Lahmuddin.
Dihadapan penyuluh, Wabup Lahmuddin berharap semangat pengabdian para penyuluh bagi petani Boalemo tidak akan berkurang meskipun sudah tidak berstatus sebagai penyuluh daerah.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyuluh atas kerja kita selama ini, bantuan yang di gelontorkan oleh pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi adalah hasil kerja kita semua, dan sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” ucap Lahmuddin.
Total penyuluh pertanian daerah Kabupaten Boalemo yang dialihkan menjadi penyuluh kementerian adalah 58 penyuluh, yang terdiri dari 50 penyuluh ASN dan 8 penyuluh P3K.
Program penarikan penyuluh daerah ke pusat merupakan program pemerintah pusat untuk mendukung percepatan swasembada pangan dengan “satu komando”.
Tujuan penarikan ini untuk meningkatkan koordinasi, efektivitas pendampingan petani dan kualitas layanan penyuluhan, dengan penyuluh tetap bekerja di wilayahnya masing-masing (BPP).


.jpg)

