Pemda Boalemo Gelar Rakorda, Pj. Bupati Sherman Canangkan Sa ati Liyo Mo Meengi
Tilamuta, MediaCenter - Pj. Bupati Boalemo Sherman Moridu membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Asta Cita Presiden RI Tingkat Kabupaten Boalemo, Rabu (13/11/2024) di Pendopo Kantor Bupati Boalemo.
Pelaksanaan Rakorda ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Koordinasi Presiden RI Prabowo Subianto bersama seluruh Kepala Daerah dan Forkopimda yang dilaksanakan pada tanggal 7/11/2024 di Jakarta.
Pj. Bupati Boalemo Sherman Moridu mengatakan, saat ini pemerintah Kabupaten Boalemo sedang dalam progress mengimplementasikan apa yang diinginkan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yakni penigkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 8 %.
Menurut Pj. Bupati Sherman, Kabupaten Boalemo akan mendukung apa yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto melalui sektor pertanian. Untuk itu Pj. Bupati Sherman menginginkan Dinas Pertanian Kabupaten Boalemo yang menjadi Leading Sector program ini mulai dari tingkat kepala dinas hingga penyuluh untuk menginventarisir kembali lahan pertanian di Kabupaten Boalemo yang luasnya kurang lebih 1830 Km2.
“Ini datanya harus benar-benar terupdate dan terukur dengan baik,” ungkap Sherman Moridu.
Kelengkapan data lahan pertanian ini dibutuhkan guna peningkatkan potensi lahan pertanian di Kabupaten Boalemo.
Disamping itu Pj. Bupati Boalemo Sherman Moridu menjelaskan bahwa dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi ini, Presiden RI Prabowo Subianto juga menginginkan cetak sawah besar kurang lebih 3 Juta Ha.
Berkaitan dengan hal itu Pemda Kabupaten Boalemo telah mempersiapkan lahan untuk cetak sawah baru di beberapa lokasi diantaranya itu, Saritani, Muara Kopi, Tangga Barito, Moliliulo dan disekitar beberapa lahan Hak guna usaha yang sudah selesai.
“Kami menginginkan Kabupaten Boalemo menjadi pusat lumbung pangan di Provinsi Gorontalo, ini harapan kita dan ini kita akan capai,” ujar Sherman Moridu.
Tidak saja mempersiapkan lahan cetak sawah baru, Pj. Bupati Boalemo Sherman Moridu dalam kesempatan itu juga mencanangkan Program “Sa’ati Liyo Mo Meengi” atau Saatnya Berkebun.
Kata “Mo Meengi” juga merupakan akronim dari Mobilisasi Menanam Jaga Inflasi. Dengan program ini diharapkan seluruh aparat Pemda Kabupaten Boalemo dapat memanfaatkan pekarangan atau lahan kosong dengan menanam minimal satu tanaman.
“Penanaman ini tidak saja untuk pangan namun hasil dari program ini akan menyelamatkan Kabupaten Boalemo dari dampak kekeringan musim kemarau,” tandasnya.
Pada Rakorda kali ini, turut hadir Forkopimda Kabupaten Boalemo Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemda Kabupaten Boalemo dan jajaran penyelenggara Pemilu yakni KPU-D dan Bawaslu. (R/L)


.jpg)

