Dukungan Masyarakat Mengalir untuk Sekolah Nasional Terintegrasi
Paguyaman, MediaCenter – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kecamatan Paguyaman yang telah memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di wilayah tersebut.
Menurut Bupati Rum Pagau, dukungan masyarakat, termasuk kesediaan sebagian warga menghibahkan lahannya untuk kepentingan pendidikan, merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan generasi Boalemo.
“Pembangunan ini bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk masa depan anak-anak kita. Karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Paguyaman yang telah mendukung rencana pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi,” ujar Rum Pagau, Senin (7/6) di Paguyaman.
Pemerintah Daerah juga memastikan bahwa bagi masyarakat yang menghendaki ganti rugi atas lahan yang digunakan, proses penyelesaiannya akan dilakukan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
SNT ini akan mengintegrasikan tiga sekolah yakni SDN 3 Paguyaman, SMP 1 Paguyaman dan SMA 1 Paguyaman menjadi satu kawasan Pendidikan terpadu dengan fasilitas pendukung.
“SNT ini akan dilengkapi dengan gelanggang olahraga (indoor), lapangan futsal, lapangan bola dengan lintasan atletik, kolam renang serta fasilitas pendukung bidang pertanian dan peternakan dan jika persyaratannya sudah lengkap maka bulan Agustus atau September pekerjaan ini akan dimulai,” jelas Rum Pagau.
Rum menambahkan pemilihan Kecamatan Paguyaman ini bukan tanpa alasan, Kecamatan Paguyaman dinilai sebagai wilayah yang paling siap memenuhi persyaratan yang diminta pemerintah pusat dalam waktu cepat.
Selain itu, ketiga sekolah yang akan diintegrasikan berada dalam jarak yang berdekatan dan didukung oleh ketersediaan lahan untuk pengembangan kawasan SNT.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo Ahmad Sarman mengatakan, Sekolah Nasional Terintegrasi ini menggunakan kurikulum STEM yang mencakup, Science (sains), Technology (teknologi), Engineering (rekayasa) dan Mathematics (matematika) dan dilengkapi dengan Art (seni) dan Sport (olahraga).
“Jika sekolah rakyat itu menggunakan sistem boarding school atau berasrama namun untuk SNT tidak menerapkan sistem berasrama,” tutupnya.
Penulis : Rio | Foto : Arif




