Bupati Rum Pagau Tegaskan Sinergi Camat dan Kepala Desa Wujudkan Program Pengentasan Kemiskinan
Tilamuta, MediaCenter – Bupati Boalemo Rum Pagau menegaskan pentingnya sinergi seluruh jajaran pemerintah kecamatan dan desa dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya percepatan pengentasan kemiskinan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan sektor pertanian dan peternakan.
Hal itu disampaikan Bupati Rum Pagau saat membuka Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan I bersama camat dan seluruh kepala desa, Senin (4/5) di Pendopo Kantor Bupati Boalemo.
Dalam arahannya, Bupati Rum Pagau menekankan bahwa camat dan kepala desa merupakan ujung tombak pemerintah daerah yang memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan setiap program pembangunan berjalan tepat sasaran dan memberi dampak langsung kepada masyarakat.
“Program yang sudah tertuang dalam RPJMD tidak akan memberi hasil apabila tidak dieksekusi dengan sungguh-sungguh. Camat dan kepala desa adalah penyambung tangan pemerintah daerah di tengah masyarakat,” tegas Rum Pagau.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Rum meminta seluruh kepala desa segera memasukkan data masyarakat kurang mampu yang belum menikmati sambungan listrik, sebagai dasar pelaksanaan program pemasangan listrik gratis bagi keluarga miskin yang tengah dipersiapkan pemerintah daerah.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Boalemo telah mengalokasikan sekitar 500 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi masyarakat yang membutuhkan, sehingga pendataan yang akurat di tingkat desa menjadi sangat penting agar bantuan dapat tepat sasaran.
Di bidang tata kelola pemerintahan desa, Rum Pagau mengingatkan para kepala desa agar lebih cermat, transparan, dan berhati-hati dalam pengelolaan keuangan desa, serta mampu memberikan arahan yang baik kepada seluruh perangkat desa.
Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi yang harmonis dengan Badan Permusyawaratan Desa agar proses pembangunan desa dapat berjalan efektif, transparan, dan akuntabel.
“Pengelolaan keuangan harus hati-hati, transparan, dan sesuai aturan. Kepala desa juga harus mampu bersinergi dengan BPD agar seluruh program pembangunan berjalan baik,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa program pemberdayaan masyarakat harus dilaksanakan secara adil, merata, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Dalam aspek pembangunan ekonomi, Bupati kembali mendorong pengembangan sektor perkebunan dan peternakan melalui komoditas bernilai ekonomi tinggi seperti sawit, durian premium, kakao, jambu mente, bambu betung, serta pengembangan peternakan sapi melalui program inseminasi buatan dan transfer embrio.
Tak hanya itu, Bupati juga menyinggung keberadaan Kperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Boalemo yang menurutnya harus menjadi pusat kolaborasi pembangunan dan penguatan ekonomi desa.
Ia meminta seluruh kepala desa mengambil tanggung jawab penuh untuk membangun kerja sama, kolaborasi, dan penguatan kelembagaan desa agar keberadaan KDMP benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Sebanyak 59 KDMP ini harus kita hidupkan bersama. Kepala desa harus bertanggung jawab, berkolaborasi, dan memastikan seluruh potensi desa bisa berkembang untuk kesejahteraan masyarakat,” tegas Rum Pagau.
Bupati Rum Pagau berharap seluruh jajaran pemerintah kecamatan dan desa memiliki semangat yang sama dalam mewujudkan Boalemo yang mandiri, maju, dan keluar dari kategori daerah miskin dalam lima tahun ke depan.




